Advokasi Berbasis Data

Tegas pada persoalan. Terukur dalam langkah.

DOKB membangun advokasi melalui data, dokumen, regulasi, dokumentasi lapangan, koordinasi, dan dialog dengan pemangku kepentingan.

Metodologi

Alur advokasi DOKB

Setiap persoalan diupayakan bergerak dari laporan menuju bukti, analisis, komunikasi, dan tindak lanjut yang dapat dievaluasi.

01

Terima laporan

Kumpulkan informasi awal dan konteks kejadian.

02

Verifikasi

Periksa data, dokumen, waktu, lokasi, dan bukti pendukung.

03

Analisis

Bandingkan fakta dengan regulasi dan kebijakan yang relevan.

04

Dialog

Sampaikan masukan melalui jalur komunikasi dan koordinasi yang tepat.

05

Evaluasi

Catat hasil, tindak lanjut, dan kebutuhan perbaikan berikutnya.

Basis Bukti

Data yang dapat ditelusuri

Advokasi mengutamakan bukti yang memiliki konteks dan dapat diperiksa kembali, seperti dokumen, tangkapan layar, catatan kejadian, data tarif, serta dokumentasi relevan.

Jalur Penyelesaian

Dialog dan perbaikan sistem

DOKB mengutamakan penyampaian persoalan secara tertib kepada pihak yang berwenang dan mendorong solusi yang dapat memperbaiki kepastian, kepatuhan, pelayanan, dan kesejahteraan driver.

Posisi organisasi: DOKB tidak membangun advokasi dengan serangan personal atau konflik. Fokusnya adalah fakta, regulasi, kepentingan driver, dan perbaikan sistem melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan.